Minggu, 28 November 2021

Golongan dari Akuntansi

Seperti yang kita pahami bahwa ada 5, yaitu akun Aset, Kewajiban, Modal/Ekuitas, Pendapatan, dan Beban. 
Kelima akun tersebut dibagi dalam lima (5) golongan, yaitu:

Golongan 1: Aset
Golongan 2: Kewajiban
Golongan 3: Modal
Golongan 4: Pendapatan
Golongan 5: Beban

Pembagian Golongan 

Seperti pada artikel Pengelompokkan Akun, setiap akun sudah dijelaskan apa saja bagian-bagiannya. 

Pada artikel ini akan dijelaskan bahwa setiap golongan/kelompok dibagi lagi menjadi beberapa sub golongan. 

Golongan 1: Aset, memiliki 3 sub golongan, yaitu Aset Lancar, Aset Tetap, dan Aset Tetap Tak Berwujud. Namun tidak dipungkiri ada beberapa perusahaan yang membaginya lagi menjadi beberapa sub golongan. 

Aset Lancar, merupakan aset yang dapat dengan mudah keluar ataupun masuk atau bertambah dan berkurang (bahkan sampai habis). Contohnya adalah Kas, Piutang, Perlengkapan, dll.

Aset Tetap, adalah aset yang tidak mudah habis pakai dan penggunaan asetnya cukup panjang. Aset tetap biasanya tidak mudah habis atau diperjualbelikan, namun nilai asetnya dapat menyusut. Contohnya adalah Peralatan (Komputer, Meja, Lemari, dll), Tanah, Gedung, Mesin, dan Kendaraan.

Aset Tetap Tak Berwujud, Merupakan aset tetap namun tidak dapat disentuh ataupun dilihat. karena aset ini berbentuk legalitas seperti Hak Cipta, Hak Paten, Goodwill, atau merek dagang. 

Golongan 2: Kewajiban, memiliki 2 sub golongan, yaitu: Kewajiban Jangka Pendek/Lancar dan Kewajiban Jangka Panjang

Kewajiban Jangka Pendek, adalah akun-akun yang dapat dengan cepat diselesaikan transaksinya, karena akun-akun ini berupa Utang-utang yang dapat dengan segera dilunasi.

Kewajiban Jangka Panjang, adalah akun utang yang tidak dapat segera diselesaikan dan sering kali berupa utang-utang dengan jangka yang sangat panjang, bisa mencapai 10-20 tahun. Contohnya adalah Utang Obligasi.

Golongan 3: Modal, Tidak memiliki sub golongan karena biasanya hanya memiliki 2 akun, yaitu akun Modal dan akun Prive

Golongan 4: Pendapatan, biasanya akun ini tidak memiliki sub golongan, namun ada beberapa perusahaan yang memberikan sub golongan tambahan, seperti Sub Golongan Pendapatan dan Pendapatan lain-lain.

Pendapatan, biasanya adalah akun-akun dari pendapatan aktif (active income) yang dikerjakan, seperti Pendapatan jasa dan penjualan.

Pendapatan Lain-lain, adalah pendapatan yang didapatkan oleh perusahaan dari pendapatan yang pasif (Passive income). Seperti pendapatan sewa, pendapatan bungan, dan pendapatan dividen.

Golongan 5: Beban, seringkali memiliki 3 sub golongan, yaitu Harga Pokok Penjualan, Beban Penjualan, Beban Administrasi, dan Beban Lain-lain.

Harga Pokok Penjualan, biasanya digunakan oleh akun-akun dari perusahaan Dagang. contohnya akun Pembelian, beban angkut, dll.

Beban Penjualan, merupakan beban yang berhubungan dengan aktivitas kerja dari perusahaan. Contohnya adalah Beban Sewa, Beban Iklan, dll.

Beban Administrasi, adalah beban yang berhubungan dengan administrasi suatu perusahaan, seperti beban pajak, beban gaji, beban LAT (Listrik, Air, Telepon), dll.

Beban Lain-lain, Merupkan beban yang tidak ada di akun-akun beban di atas, dan perlu ditulis yang baru atau memang akunnya tidak ada. contohnya bisa juga Beban Bunga.

Ok sekian mengenai Golongan akuntansinya. semoga bermanfaat!

Sabtu, 27 November 2021

Pengelompokkan Akun dalam Akuntansi

Hallo, apakah anda adalah orang yang pertama kali belajar akuntansi? Tapat tugas dari guru? Tapi bingung cara mengerjakan akuntansi? Yuk belajar bersama kita 😊.                                

Pengolompokkan Akun

Pada tahap awal pencatatan akuntansi hal pertama yang harus dipahami adalah pengelompokan akun. Akun (account) adalah catatan transaksi tentang semua perubahan yang telah terjadi dalam aktiva, kewajiban, atau ekuitas pemilik suatu usaha selama periode tertentu.

a.       Aktiva

Aktiva (assets) adalah sumber daya ekonomi yang akan memberikan manfaat kepada perusahaan dimasa depan. Akun aktiva yang digunakan oleh Sebagian besar perusahaan adalah sebagai berikut:

1)      Kas, berupa uang seperti uang logam, uang kertas, saldo bank, dan cek

2)      Piutang Usaha, adalah penjuaan atas barang atau jasa yang belum dibayar pembeli

3)    Wesel tagih, adalah janji tertulis yang menyatakan bahwa pembeli akan membayar sejumlah uang pada tanggal tertentu

4) Beban dibayar dimuka, adalah pembayaran di muka dan akan memberikan mandat di masa depan

5)      Tanah

6)      Bangunan

7)      Peralatan, perabotan, dan perkakas 

b.      Kewajiban (Liabilitas)

Merupakan utang atau kewajiban perusahaan kepada pihak lain akibat transaksi yang terjadi di masa lampau. Akun-akunnya sebagai berikut:

1)      Utang usaha, akun utang usaha termasuk akun utang jangka pendek

2)   Wesel bayar, sama seperti wesel tagih namun kebalikannya, dimana badan usaha yang berjanji untuk mengembalikan sesuai tanggal yang disepakati

3) Kewajiban akrual, adalah kewajiban atas suatu beban yang belum dibayar. Contohnya utang pajak, utang Bunga, dan utang gaji.

c.      Ekuitas Pemilik

Ekuitas merupakan hak pemilik perusahaan atas kekayaan (aset) perusahaan. Perusahaan perseorangan atau persekutuan memiliki akun modal yang terpisah dan akun penarikan yang terpisah bagi setiap pemilik. Ekuitas terdiri atas beberapa akun, yakti sebagai berikut:

1)    Modal, merupakan kalim atau hak kepemilikan seseorang terhadap aktiva/aset        perusahaan

2)  Penarikan (Prive), merupakan pengambilan ekuitas oleh pemilik yang biasanya   digunakan untuk keperluan pribadi. Akun ini akan mengurangi ekuitas pemilik.

3)  Pendapatan, merupakan kenaikan/peningkatan ekuitas pemilik perusahaan yang terjadi akibat menjual barang atau jasa kepada pelanggan. Terdapat 2 jenis pendapatan, yaitu pendapatan dari usaha dan diluar usaha. Pendapatan diluar usaha dibagi lagi menjadi 2 yaitu yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha dan yang berhubungan. Contoh diluar usaha yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha adalah pendapatan bunga (interest revenue). Sedangkan Contoh diluar usaha yang berhubungan dengan kegiatan usaha adalah pendapatan sewa (rent revenue).

4)   Beban, merupakan akun yang menciptakan kewajiban dengan menggunakan aktiva perusahaan dalam kegiatan yang dilakukan perusahaan. Beban berlawanan dengan pendapatan, karena akan mengurangi ekuitas pemilik. Contoh adalah beban gaji, beban sewa, beban iklan, beban utilitas, dll.

Persamaan Dasar Akuntansi

Hallo, apakah anda adalah orang yang pertama kali belajar akuntansi? Tapat tugas dari guru? Tapi bingung cara mengerjakan akuntansi? Yuk belajar bersama kita 😊.

Persamaan Dasar Akuntansi

Pada suatu perusahaan pasti memiliki sumber daya (aset/aktiva/harta) yang menjadi hak perusahaan. Sumber daya yang dimiliki adalah modal (ekuitas) dari pemilik yang dititipkan oleh pemilik perusahaan. Jadi perusahaan merupakan badan sendiri yang terpisah dari pemilik perusahaan.

Perusahaan harus mengembalikan sumber daya tersebut pada pemberi aset jika diperlukan. Maka atas dasar pengertian itu, dapat diformulasikan persamaan sebagai berikut:

                                                    Aset = Ekuitas Pemilik

 

 

 

Nilai aset dengan ekuitas pemilik harus sama. Maksudnya adalah haka tau aset yang dititipkan pemilik badan usaha harus sama nilainya dengan hak klaim dari pemilik badan usaha. Jadi pada dasarnya badan usaha tidak memiliki apa-apa. Sebab, badan usaha hanya subjek hukum yang dititipkan sejumlah aset dan wajib mengembalikannya jika diperlukan pemilik.

Andaikan badan usaha memerlukan dana tambahan untuk memperkuat sumber daya yang ada dengan cara meminjam, maka bertambahlah aset perusahaan. Di lain pihak, perusahaan itu mempunyai kewajiban kepada pemberi dana pinjaman. Berdasarkan pengertian tersebut maka dapat diformulasikan persamaan sebagai berikut:

                                              Aset = Kewajiban + Ekuitas Pemilik

 

 

 

  

            Penulisan persamaan akuntansi sengaja mendahulukan kewajiban dari ekuitas pemilik. Sebab, jika di kemudian hari badan usaha pailit (bangkrut), badan usaha harus melunasi setiap kewajiban tempat berutang atau kreditor terlebih dahulu, sisanya baru menjadi hak pemilik badan usaha


Nah, sudah sedikit paham tentang Persamaan Dasar Akuntansi? Saya harap mengerti, kalau sudah mengerti lanjutkan kemateri selanjutnya. Terimakasih sudah membaca.




Golongan dari Akuntansi

Seperti yang kita pahami bahwa ada 5, yaitu akun Aset, Kewajiban, Modal/Ekuitas, Pendapatan, dan Beban.  Kelima akun tersebut d...